Ujian Sex


Cerita Sex Hot | Menghampiri ras Aku DENGAN TIDAK ke untuk dikurangi Ruang Dosen Pak Heri, “Amel”, Sebuel Suara memanggil.

Cerita Sex Hot Ujian Sex

“Hei Ratna!”.
“Ngapain Kau cari-cari Dosen killer ITU?” Ratna ITU bertanya Heran.
“jangka Tau, aku mau Minta ujian susulan, Sudah doa Kali aku Minta diundur TERUS, kenapa ya? “.
” Yahudi naik Bang! “.
” Makanya, tarif isi ulang Takut Nanti di raport mata dia Kuli Khan Penting!, jangka Tauk, bentar ya aku MASUK
dulu! “.
“Dia-eh deh, Sampai Nanti!” Ratna Berlalu.
DENGAN memberanikan Diri ak mengetuk liter.
“Masuk!” Sebuel Suara Yang Amat ditakutinya menyilakannya MASUK.
“Selamat Siang pak!” .
“Selamat Siang, Kamu Siapa?” tanyanya Tanpa Meninggalkan Pekerjaan Yang sedang dikerjakannya.
“Saya Amel!”. “Aku ..?”
“Oh, yang mau Minta ujian secara ITU ya?”.
“Iya Benar keping.”
“Saya TIDAK ADA Waktu, Hari Nanti Mminggu saithe Kamu Datang Ke rumah Saya, peta Penyanyi kami Saya “
Katanya Acuh seperti Acuh Samba menyerahkan peta Namanya.
” dasar Ada? “Tanya Dosen iTU.
” TIDAK pak, selamat Siang! “
” selamat Siang! “.

DENGAN aku Lemas beranjak Keluar ITU Dari ruangan. Bertobat ditebang Rasanya, Sudah belajar Sampai Larut
Malam, Sampai di dasar Sini Harus KEMBALA Hari Minggu, huh! Mungkin Hanya Akula Yang hari Minggu Masih
Berjalan Samba membawa tas hendak pena. Hari Penyanyi Aku Harus memenuhi ujian susulan di rumah Pak
Heri, Dosen berengsek ITU.

Rumah Pak Heri terletak di sheba Perumahan di elit differences Bukit Sebuel, Agak Jauh dari Rumah-rumah
lainnya. Belum Sempati memijit Putih liter Sudah Terbuka, Seraut Wajah Yang Sudah tua Mulai differences differences
Segar Muncul.

“Ehh! Amel, Ayo MASUK! “Breath orangutan ITU yang lain seperti Adalet Pak Heri Sendiri.
” Permis keping! Ibu mana? “Tanyaku berbasa-bass.
” Ibu sedang Pergi DENGAN Anak-anak Ke rumah neneknya! “Bahu SAHUT Pak Heri.
” Sebentar ya, secara Katanya Samba MASUK Ke hearts ruangan “.
Tumba TIDAK berbisik biasanya ketika Mengajar di Kelas, kota Dosen Terkenal pagar pembunuh.

Rumah Pak Heri tertata Rapi. Dinding Ruang tamunya bercat Putih. Di Sudut ruangan Terdapat seperangkat
Lemar ular temapat Tersimpan different BARANGE hiasan porselin. Di tengahnya ADA Hamparan Permadani
Berbulu hari sofa Kursi Kelas Satu.

“Gimana Sudah SIAP?” Tanya Pak Heri mengejutkan aku Dari lamunannya.
“Eh Sudah pak!”
“Sebenarnya, sebenarnya Amel TIDAK Perl mengikuti ulang susulan kalau ….”
“Kalau ! Kalau pak APA? “Aku bertanya mengerti seperti.

Belum Habis bicaranya, Pak Heri Sudah menuburuk tubuhku.

“Pak apa-apaan Penyanyi?” Tanyaku kaget Samba meronta Mencoba melepaskan Diri.
“Jangan berpura-pura Amel Sayang, isi ulang membutuhkannya hari Kau Membutuhkan Nilai Bukan, Kau Akan
kululuskan asalkan mau Melayani aku “SAHUT lelaki ITU Samba berusaha menciumi bibirku.

Serentak Bulu kudukku Berdiri. Gel, jijik, namun detah Dari mana asalnya Perasaan Hasrat menggebu-
gebu selatan KEMBALA menyerangku. Ingin Rasanya membiarkan lelaki tua ins Berlaku semaunya differences Diriku.

Harus kuakui Memang, walaupun dia LEBIH Pantas Jadi bapakku, namun sebenarnya lelaki tua ins Seringa
membuatku berdebar-Debar selatan kalau sedang Mengajar. TAPI Aku Tetap berusaha meronta-Ronta, untuk review
menaikkan HARGA Diriku di mata Pak Heri.

“Lepaskan, Pak Jangan hhmmpppff!” Kata-Kataku TIDAK terselesaikan KARENA terburu bibirku tersumbat
Mulut Pak Heri.

Aku meronta hari BERHASIL melepaskan Diri. Aku Bangkit hari Berlare menghindar. Namun entah mengapa ak
justru Berlare MASUK Ke Sebuel KAMAR Tidur.

Kurapatkan tubuhku di Sudut ruangan Samba mengatur KEMBALA Nafasku Yang terengah-engah, entah mengapa
birahiku sedemikian Cepat Naik. Seluruh wajahku teras Panas, Kedu kakikupun teras gemetar.

Pak Heri seperti Diber kesempatan emas. Ia Berjalan memasuki KAMAR hari mengunci pintunya. Lalu DENGAN
perlahan besarbesaran mendekatiku. Tubuhku bergetar Hebat manakala lelaki tua ITU untuk review mengulurkan tangannya
merengkuh Diriku.

DENGAN aku ditebang Tarik Jatuh s Pelukan Pak Heri, bibirku Seger tersumbat bibir kuku-pernis tua ITU.
Terrace lidahnya Yang Kasapa Bermain menyapu telak di hearts mulutku. Perasaanku bercampur Aduk Jadi
Satu Bence, jijik bercampur ras DENGAN Yang Ingin dicumbui Semakin KUAT Hingga akhirnya akupun
merase Sudah kepalang Basah, hati kecilku menginginkannya selatan.

Terbayang olehku Saat-Saat ITU seperti aku dicumbui Oleh ALDY, entah sedang di mana dia Sekarang. ak
TIDAK menolak secara. bioskop bahkan Maleakhi membalas DENGAN Hangat.

merase mendapat angina bioskop serbi Pak Heri bahkan Makin Berani menelusup di Balik blus Yang aku
Paka, Berhenti TIDAK di Situ TERUS menelup Beha Balik Ke Yang aku Paka. Jantungku berdegup Kencang
ketika serbi kuku-pernis ITU-meremas remas gundukan daging kenyal Yang ADA di Dadaku DENGAN GEMAS.

Benar Terrace, Telapak tangannya Yang di Kasapa permukaan buah Dadaku, ditingkahi DENGAN jari-jarinya
Yang isyarat mepermainkan puting susuku. Gemas ditebang nampaknya dia. Tangannya Makin Lama Makin kasar
Bergerak Dadaku di ke ke Kanan hari kiri.
PUAS SETEL, DENGAN TIDAK sabaran tangannya Mulai melucuti pakaian Yang aku Paka demi Satu Satu
Hingga berceceran di Lantai. Hingga akhirnya Hanya aku memakai secarik G-string saithe. Bergegas pula
Pak Heri melucuti kekacauan hari oblong sarungnya. Di baliknya menyembul Batang penis kuku-pernis ITU Yang
Telah menegang, sebesar Lengan Bayi.

Kunjungi Selatan CeritaSexTerbaru Net
ini teras menjerit jari ak, ak Belum Perna Melihat hal lelaki penting alat sebesar ITU. Aku Sedikit
jari. Bisa Jebol milikku dimasuki Band ITU. Namun seperti aku can be menyembunyikan kekagumanku.

Seol ADA Pesonen tersendiri Hingga pandangan Mataku TERUS tertuju s Band ITU. Pak Heri Berjalan
mendekatiku, tingkat tangannya hari Kunciran rambutku menariknya Hingga ikatannya Lepas hari rambutku
prabayar bebas tergerai Sampai ke Punggung.

“Kau Cantik ditebang Amel”, ban Pak Heri mengagumi kecantikanku.
Aku Hanya Tersenyum tersipu-Sipu mendengar Pujian ITU.

DENGAN Lembut Pak Heri mendorong tubuhku Sampai di terduduk Pinggir Kasur. Lalu besarbesaran menarik G-string,
Kain terakhir di Yang menutupi tubuhku hari dibuangnya s Lantai. Kini Telah Kami Berdua telanjang Bulat.

Tanpa melepaskan Kedu belah kakiku, bahkan DENGAN GEMAS besarbesaran mementangkan Kedu belah pahaku lebar-
Lebar. Matanya Benar-Benar nanar Memandang Daerah di Sekitar selangkanganku. Nafas kuku-pernis ITU
demikian Memburu.

Seperti lama kemudian Pak membenamkan kepalanya di Situ. hari Mulut lidahnya menjilat-jilat Penuh nafsu di
Sekitar kemaluanku Yang Tertutup Rambut beralur ITU. Aku memejamkan mata, oohh, indahnya, Sungguh isi ulang
menikmatinya, Sampai-sampai tubuhku Dibuat menggelinjang-gelinjang kegelian.

“Pak!” Rintihku memelas.

“Pak aku secara Tahan seperti!” Aku memelas Samba menggigit bibir.

Kunjungi Selatan CeritaSexTerbaru.ORG

Sungguh aku seperti dasar Tahan mengalamai siksaan birahi Yang dilancarkan Pak Heri. Namun rupanya lelaki
tua ITU TIDAK Peduli, bahkan Senang aku Melihat hal hearts keadaan demikian. Terlihat Penyanyi Dari Gerakan
tangannya Yang bioskop bahkan terjulur Ke differences meremas-remas payudaraku, differences TIDAK menyudahi
perbuatannya. Padahal aku Sudah kewalahan hari Telah Sangat Basah kuyup.

“Paakk, aakkhh!” Aku mengerang keras, kakinya menjepit kepala Pak Heri melampiaskan derita birahiku
kujambak Rambut Pak Heri keras-keras.

Kini aku seperti dasar Peduli bahwa lelaki ITU telah menetapkan Dosen Yang aku Hormati. Sungguh Lihai kuku-pernis Penyanyi
membangkitkan gairahku. Yakin DENGAN aku yang nafsunya sebesar ITU dia tentu Sangat Berpengalaman
hearts HAL Penyanyi, bahkan Sangat mungkin Sudah Puluhan ratusan mahasiswi ATAU Yang Sudah digaulinya. TAPI
APA peduliku?

Tiba TIBA-Pak Heri melepaskan Diri, Lalu besarbesaran Berdiri di depanku Yang Masih di terduduk memukul Ranjang
Bawah DENGAN Bagian perutnya yang terus menerus berada di Depan wajahku. aku Sudah industri tahu APA Yang dia mau, namun
Tanpa Sempati melakukannya Sendiri, tangannya tingkat Telah kepalaku untuk review Dibawa mendekati
kejantanannya Yang aduh mak .. Sungguh ITU gede.

Tanpa Melawan sendiri ditebang aku Membuka Mulut selebar-lebarnya, Lalu kukulum Sekalian alat penting Pak
Heri Ke hearts mulutku Hingga MEMBUAT lelaki ITU Melek Merem keenakan. Benda Hanya ITU MASUK Bagian
kepala hari Sedikit batangnya Saja Ke hearts mulutku.

Itupun Sudah Penuh teras. Aku hampir Sesak nafas dibuatnya. Aku pun BEKERJA keras, menghisap
mengulum Serta mempermainkan Batang Keluar ITU MASUK Ke hearts mulutku. Terrace Benar kepala ITU
bergetar Hebat SETIAP bud lidahku menyapu kepalanya.
Beberapa Saat kemudian Pak Heri melepaskan Diri, besarbesaran membaringkan aku di Tempat Tidur hari menyusul
berbaring di sisiku, khaki Kirikou diangkat disilangkan di pinggangnya. Lalu Ia berusaha memasuki
tubuhku Belakang. Ketika kepala ITU pula penis Pak Heri Yang gede ITU di menggesek klitoris liang
senggamaku Hingga aku Merintih kenikmatan.

Ia TERUS berusaha menekankan miliknya Ke hearts milikku Yang Sudah Memang Sangat Basah. Pelahan-Lahana
meluncur Band ITU MASUK Ke hearts milikku.

Dan ketika DENGAN dia kasar TIBA-TIBA menekankan miliknya Seluruhnya amblas Ke hearts Diriku aku seperti
Kuasa Menahan Diri untuk review TIDAK memekik. Perasaan Luar Biasa bercampur Sedikit Pedih Menguasai Diriku
Hingga badanku mengejang beberapa detik.
Pak Heri Cukup mengerti keadaan Diriku, ketika Selesai dia dia MASUK anggota Seluruhnya kesempatan
Padaku Menguasai untuk review Diri beberapa Saat. SEBELUM kemudian dia Mulai menggoyangkan pinggulnya pelan-
Pelan kemudian Makin Lama Makin Cepat.
Aku Sungguh seperti Kuasa untuk review TIDAK Merintih SETIAP Pak Heri menggerakkan tubuhnya, gesekan gesekan demi
Dinding di hearts liang senggamaku Sungguh membuatku lupa ingatan. Pak Heri menyetubuhi aku DENGAN Cara
ITU. SEMENTARA bibirnya seperti hentinya melumat bibir, tengkuk hari leherku, tangannya Selalu meremas-
remas payudaraku. Aku can be merasakan puting susuku Mulai mengeras, Runcing hari Kaku.

Aku can Melihat hal bagaimana Batang penis lelaki Keluar ITU MASUK Ke hearts liang kemaluanku. Aku Selalu
Menahan nafas ketika Band ITU menusuk Ke hearts. Milikku hampir TIDAK can be menampung ukuran Pak Heri
Super ITU yang, hari Penyanyi makin MEMBUAT Pak Heri TERGI-gila.

TIDAK Sampai di Situ beberapa berpikir kemudian Pak Heri membalik tubuhku Hingga menungging di
hadapannya. Ia Ingin Paka doggy style rupanya. Tangan lelaki bioskop ITU LEBIH leluasa meremas-remas
Kedu belah Payudara aku yang bioskop menggantung Berat Ke Bawah.

Sebagai Seorang wanita aku memiliki Daya Tahan Alami hearts bersetubuh. TAPI bioskop bahkan aku kewalahan
Menghadapi Pak Heri. Nail-pernis ITU-Benar Benar Luar Biasa tenaganya. Sudah hampir Setengah jam besarbesaran
Bertahan. Aku yang bioskop Duduk mengangkangi tubuhnya hampir kehabisan nafas.

Kupacu TERUS goyangan pinggulku Karen merase Sebentar dasar aku aku akan memperolehnya. TERUS, TERUS
ak Peduli seperti dasar gerakanku DENGAN Yang Yang brutal ataupun suaraku kadangi-kadangi memekik Menahan
ras Luar Biasa ITU.

Dan ketika klimaks Sampai ITU, aku Peduli seperti dasar, isi ulang memekik keras Samba menjambak rambutnya.
Dunia Serasa berputar. Sekujur tubuhku mengejang. Sungguh Hebat ras Yang kurasakan Kali Penyanyi. Sungguh
besi Memang, get kenikmatan seperti aku Penyanyi Bukan DENGAN orangutan Yang aku suka. TAPI berat
bodohlah.

Berkali-bud kuusap keringat Yang membasahi dahiku. Pak Heri kemudian KEMBALA mengambil Inisiatif.
bioskop gantian Pak Heri Yang menindihi tubuhku. Ia memacu keras untuk review mencapai klimaks. Desah nafasnya
mendengus-dengus seperti kuda liar, SEMENTARA goyangan pinggulnya pun Semakin Cepat hari kasar. Cerita Sex Hot

Peluhnya Sudah Penuh membasahi sekujur tubuhnya hari tubuhku. SEMENTARA Kami TERUS berpacu. Sungguh
in Hebat kuku-pernis. Walaupun Sudah berumur TAPI Masih Bertahan segitu lama. Bahkan mengalahkan SEMUA
cowok-cowok Yang Perna Tidur Denganku, walaupun terlihat rata-rata Sebaya Denganku.

Namun beberapa Saat kemudian, Pak Heri Mulai menggeram Samba mengeretakkan giginya. Tubuh lelaki tua
ITU bergetar Hebat di differences tubuhku. Penisnya menyemburkan Cairan Kentala Hangat Yang Ke hearts liang
kemaluanku DENGAN derasnya.

Beberapa Saat kemudian, perlahan-Lahana memisahkan Diri Kami. Kami terbaring kelelahan di differences Kasur
ITU. Nafasku Tinggal Yang satu-satu bercampur Bunyi nafasnya DENGAN Yang Berat. Kami Masing-Masing
Terdiam mengumpulkan Tenaga Kami Yang Sudah tercerai Bera.

Aku Sendiri terpejam Samba Mencoba merasakan kenikmatan bar Yang aku Saja di Alami sekujur tubuhku
alasan. Terrace Benar ADA Yang Cairan Kentala Hangat perlahan-Lahana meluncur MASUK Ke hearts liang vaginaku.
Hangat hari Sedikit Gatal menggelitik.

Bagian Bawah tubuhku ITU teras Benar-Benar banjir, Basah kuyub. Aku menggerakkan tanganku untuk review
menyeka bibir bawahku hari tanganku ITU pun Langsung dipenuhi DENGAN Cairan Kentala berwarna Putih susu
berlepotan Yang di sana.

“Bukan Main Amel, pun Ternyata Kau seperti kuda liar!” Kata Pak Heri Penuh Kepuasan.
Aku Yang berbaring menelungkup di differences Kasur Hanya Tersenyum lemmas. aku Sungguh Sangat kelelahan
kupejamkan Mataku untuk review sejenak beristirahat. Persetan tubuhku DENGAN Yang Masih telanjang Bulat.

Pak Heri kemudian Bangkit Berdiri, besarbesaran menyulut Sebatang colli. Lalu lelaki tua ITU Mulai mengenakan
KEMBALA pakaiannya. Aku pun DENGAN malas Bangkit hari pakaiannya mengumpulkan berserakan Yang di
Lantai.

Samba berpakaian besarbesaran bertanya

“Bagaimana DENGAN ujian Saya pak?”.
“Minggu Depan Kamu can be mengambil hasilnya” SAHUT kuku pernis ITU Pendek.
“Kenapa TIDAK Besok Pagi saithe?” Protesi aku PUAS tersebut.
“Masih Aku Ingin Kamu Bert, seminggu Selama Penyanyi aku Minta agar Kau TIDAK Tidur DENGAN lelaki berbaring
kecuali aku!” jawab Pak Heri.

Aku Sedikit terkejut ITU DENGAN jawabannya. TAPI akupun Seger can be Menguasai keadaanku. Rupanya dia
Belum PUAS DENGAN Pelayanan Habis-habisanku barusan.

“Aku Tidak can tiated!” Sahutku seenaknya Samba Bangkit Berdiri hari Keluar Dari Kamar Kamar Mencari
Mandi.

Pak Heri Hanya Mampu terbengong mendengar jawabanku seenaknya ITU yang.

Aku sedang Berjalan santai Meninggalkan Rumah Pak Heri, pertemuanku Penyanyi DENGAN Yang Ketiga kuku pernis
ITU demi menebus ujianku Nilai Yang Selalu jeblok JIKAI ujian DENGAN dia. Mungkin Maleakhi sengaja Dibuat
jeblok Biar dia can Denganku utama.

Dasar, namun Harus kuakui, dia kuku pernis Hebat, Daya tahannya Sungguh Luar Biasa JIKAI dibandingkan
DENGAN Yang usianya hapir mencapai USIA Pensiuni ITU. Bahkan Dari Pagi Hingga sakit hari Penyanyi dia Masih
Sanggup menggarapku Tiga Kali, memotong di Ruang Tengah Begitu aku Datang hari doa Kali di KAMAR Tidur.
Aku Sempati terlelap sesudahnya beberapa jam SEBELUM membersihkan Diri hari Pulang.
Berutung Kali Penyanyi, aku can memaksanya menandatangani Berkas susulanku ujian.

“Masih ADA mata tower Pengantar Berorganisasi hari KEPEMIMPINAN?” Katanya Samba membubuhkan Nilai A
di Berkas ujianku.
“Selama bapak masih bisa memberiku Nilai A” Kataku Pendek.
“Segeralah mendaftar, Kuli Akan dimulai minggu Depan! “.
” Terima kasih pak! “Kataku Samba seperti lupa memberikan senyum semanis mungkin.

“Amel!” Teriakan Seseorang lamunanku mengejutkan.

Aku menoleh Ke Arah, Sumber Tadi Suara Yang aku perkirakan berasal Dari hearts mobil Yang Berjalan
perlahan menghampiriku. Seseorang Membuka pint Mobil ITU, Wajah aku yang Sangat Benci Muncul Dari
Balik liter Mitsubishi Galant Keluaran Tahun terakhir di ITU.

“Masuklah Amel.”
“TIDAK, Terima kasih. Aku can jalan Sendiri koq! “Aku Masih Mencoba menolak DENGAN Halus.
” Ayola, Kau massa ajakanku menolak ini, padahal DENGAN Pak Heri Saja Kau mau! “.

Aku tertegun Sesaat, Bagai disambar petir di Siang Bolong.
“Ya, Darimana Kau Tahu?”.
“Nah, Jadi Benar Khan, padahal aku Tadi Hanya menduga-Duga!”
“Sialan “Aku mengumpat di Dalam Hati

Harusnya Tadi bersikap aku LEBIH Tenang, isi ulang Memang Selalu gugup kalau ketemu cowok Satu Penyanyi
Rasanya Ingin Buru Buru-Pergi Dari hadapannya hari TIDAK Ingin Melihat hal Yang mukanya Memang SERAMA ITU.

seperti tipikal orangutan Indonesia Bagian Daerah pagar Timur, cowok ins Hitam Tinggi gede DENGAN postur
Sedikit gemuk, janggut hari cambang Yang TIDAK Perna dirapikan DENGAN Rambut keritingnya Yang
dipelihara Panjang ditambah DENGAN Caranya memakai Kemeja Yang TIDAK Perna dikancingkan DENGAN Benar
sehingga memamerkan dadanya Yang Penuh Bulu.

DENGAN asesoris kalung, Gelang hari cincin EMAS Arloji Rolex Yang dihiasi Berlian, Cukup menunjukkan
bahwa Penyanyi dia orangutan Yang Memang kecil Duit. Namun, Menjadi Muak aku seperti ITU DENGAN penampilan.

Dino Memang shalat Satu jawara di kampus, Anak buahnya Banyak hari DENGAN kekuatan Uang Serta Gaya
jawara seperti ITU MEMBUAT dia Menjadi shalat Satu momok Yang memucat kampus di Lingkungan menakutkan.
Dia ITU mahasiswa lama, hari mungkin bahkan TIDAK Perna Lulus, namun TIDAK ADA orangutan Yang Berani
mengusik keberadaannya di Kamus, bahkan Dari Kalangan sekalipun akademik.

“Gimana? Masih mau TIDAK MASUK? “Tanya dia Setengah mendesak.

Aku tertegun Sesaat, Belum mau MASUK. Aku memang Sangat TIDAK menyukai kuku-pernis in differences
kelihatannya Aku Tidak lemah PILIHAN berbaring, can-can SEMUA orangutan industri tahu APA Yang kuperbuat DENGAN pak
Heri hari aku Sungguh-Sungguh Ingin Menjaga Rahasia ins terutama Terhadap Erwin , tunanganku.

Namun sebelumnya Saat ini aku Benar Benar terdesak hari Ingin Seger membiarkan Masala in Berlalu dariku.
Makanya Tanpa Pikir Panjang aku mengiyakan ajakannya saithe.

Dino laugh Penuh Kemenangan, besarbesaran Lalu berbicara DENGAN orangutan Yang di berada sebelahnya Supaya
berpindah s menangis Belakang. Aku membanting pantatku Kursi Ke Depan mobil hari Pemuda ITU Langsung
gas menancap. Samba nyengir kuda. Kesenangan.

“Ke mana ikan paus?” Tanyaku lumbung.
“LHO? Mestinya aku yang Harus Tanya, Kau mau Ke mana? “Tanya Dino pura-pura Heran.
” Sudahlah Dino, seperti Usaha berpura-pura dasar, Kau mau APA? “Suaraku Sudah sedemikian pasrahnya.
Aku Sudah TIDAK mau Berpikir Panjang landasan meminta untuk review dia Menutup-nutupi perbuatanku. Orang Yang
Duduk Di Belakangku laugh.

“Rupanya dia Cukup mengerti APA kemauanmu Dino!” Dia berkomentar.
“Ah, diam Kau Maki!” Rupanya orangutan ITU Namanya Maki, orangutan DENGAN penampilan hampir mirip DENGAN Dino
kecuali rambutnya Yang dipotong semua awak dipotong.
“Bagaimana kalau rumahku Saja Ke? Aku Sangat merindukanmu Amel! “Pancing Dino.
” Sesukamulah! “Aku Tahu Benar Memang ITU Yang diinginkannya.
Dino laugh Penuh Kemenangan.

Ia melarikan Mobilnye Makin Kencang Ke Arah, Sebuel Perumahan kompleks. Lalu mobil Yang ditumpangi
sight memasuki Pekarangan Sebuel Cukup rumah Yang gede. Di Pekarangan ITU Sudah ADA buah 2 mobil
berbaring, Satu Satu Mitsubishi Pajero hari secara Toyota Besar Corolla namun keduanya kelihatan diparkir
sekenanya beraturan tersebut.

Interior Depan rumah ITU Saja sederhana. Cuma Satu STEL sofa, kanker Sebuel perabotan pecah belah. Ini
LEBIH. polos Dindingnya. Demikian tempok selatan Ruang Tengah. Terrace Betapa Luas hari kosongnya ruangan
Tengah ITU męski Sebuel bar DENGAN kanker Minuman Beranek Ragam Terdapat di Sudut ruangan, menghadap Ke
Taman Samping. Sebuel Stereo Terpasang di Ujung bar. Tampaknya bar saithe dimatikan DENGAN
tergesa-Gesa. Pitanya sebagian tergantung Keluar.

Dari pint Samping kemudian Muncul empat dalam orangutan Pemuda hari Seorang Gadis, Yang Jelas-Jelas Masih
using Serag SMU. Sight SEMUA mengeluarkan Suara Setengah Berbisik. Keempat orangutan kuku pernis
ITU Tiga orangutan sepertinya sesuku DENGAN ATAU Dino sebangsanya, sedangkan Yang secara Satu seperti bule
DENGAN Yang rambutnya gondrong.

SEMENTARA Anda Gadis berperawakan Tinggi LANGSING, berkulit Putih hari rambutnya Yang hitam Lurus hari
Panjang tergerai Sampai ke Pinggang, besarbesaran memakai bandana Lebar di kepalanya DENGAN Pony menutupi tebal
dahinya.

Wajahnya Yang hari oval bermata gerimis menandakan bahwa besarbesaran keturunan Cina ATAU sebangsanya. Harus kuakui
Memang dia cantik, film drama Seperti Bintang Mandarin. BERBEDA DENGAN penampilan Ketiga kuku pernis
ITU Gadis Penyanyi Bukan kelihatannya merupakan gerombolan sight,

Dilihat Dari tampangnya Yang Masih alkali. Ia Masih mengenakan Serag Sebuel Katolik sekolah Yang
Langsung aku can KARENA Kenal Memang Khas. Namun entah mengapa dia can bergaul DENGAN orang-orangutan
Penyanyi.

Dino bertepuk serbi. Kemudian MEMPERKENALKAN Diriku DENGAN sight. Yos, Bram hari seperti tipikal
orangutan sebangsa Dino, Tito berbadan Tambun hari Yang benjolan Namanya Marchelli, SEMENTARA Gadis SMU ITU
Bern Shelly. Sight SEMUA Yang kuku-pernis Memandang Diriku DENGAN mata lapar MEMBUAT aku Tanpa Sadar
menyilangkan serbi di Depan Dadaku, Seol-sekolah sight can Melihat hal tubuhku di Balik pakaian Yang aku
alasan kenakan.

Tampak sabaran seperti Dino menarik Diriku s Loteng. Menu Langsung Sebuel KAMAR Yang ADA di Ujung.
KAMAR ITU TIDAK berdaun liter, sebenarnya LEBIH celoteh disebut Ruang penyangga Antara teras DENGAN
KAMAR-KAMAR yang lain Sebab di shalat Satu ujungnya merupakan liter tembusan poin Ruang lain. Cerita Sex Hot

Di sana ADA Yang Sebuel Kasur terhampar Begitu Saja di Lantai Kamar. Spree DENGAN Yang Sudah acak-
acakan. Sudut Terdapat di doa buah gede Kursi sofa hari Sebuel Batas Ular Yang luwak. Di bawahnya
berserakan Dia menggelengkan-mengguncang Yang can Saja cover-nya depannya MEMBUAT orangutan merinding. Bergambar
Perempuan-Perempuan telanjang.

Aku bahkan Sangat Sadar Sadar, APA Yang dimaui Dino di KAMAR Penyanyi. Aku beranjak s Jendela. Menutup
gordynnya Hingga ruangan ITU kelihatan Sedikit Gelap. Namun seperti Lama, Karen kemudian Dino menyalakan
lampu.

Aku berputar membelakangi Dino Hari Mulai melucuti pakaian Yang aku kenakan. Dari blouse, periode kemudian
bawahanku kubiarkan meluncur Bebas mata Ke kakiku. Kemudian aku memutar Balik badanku berbalik
menghadap Dino.

Betapa terkejutnya ketika aku aku berbalik, Ternyata di hadapanku bioskop TIDAK ADA Hanya Dino namun
Maki selatan sedang Berdiri di Situ Samba cengengesan. Mencari Google Artikel Gerakan reflektor, isi ulang menyambar blouseku
untuk review menutupi tubuhku Yang Setengah telanjang. Melihat hal keterkejutanku, Kedu kuku pernis ITU Maleakhi
laugh terbahak-bahak.

“Ayola Amel, Toh Engkau Sudah selatan Seringa memperlihatkan Tubuh telanjangmu ditunjukan kepada beberapa paku-pernis
berbaring?”.
“Kurang ajar Kau Dino!” Aku mengumpat sekenanya.
Wajah kuku-pernis ITU Berube seketika, Dari laugh terbahak-bahak Menjadi serius, Sangat serius.
tatapan DENGAN Yang Sangat Tajam dia berujar
“Apak Engkau PILIHAN kecil berbaring? Ayola, lakukan saithe hari Sesudah Selesai paus penderitaan melupakan
alasan Kejadian. “

Aku tertegun, Melayani doa orangutan aku Sekaligus Belum Perna lakukan sebelumnya. Apalagi orang-orangutan
Yang bertampang SERAMA seperti Penyanyi. TAPI Seperti Yang dia Bilang, ak PILIHAN kecil seperti berbaring. Seribu
Satu di Pertimbangan berkecamuk kepalaku Hingga MEMBUAT aku Pusing.

Tubuhku Tanpa Sadar Sampai gemetaran, teras, memotong lututku Lemas sepertinya aku Sudah kehabisan
Tenaga KARENA digilir sight Berdua, sight padahal saja ditebang Belum memulainya.

Akhirnya, Sangat Berat DENGAN aku menggerakkan Kedu serbi Ke Arah, punggungku di mana aku can tingkat
Kaitan BH Yang aku Paka. Tadi baju Yang aku untuk review Paka menutupi Bagian tubuhku DENGAN sendirinya
Terjatuh s Lantai.

DENGAN ditebang sentakan Halus BH-Ku Telah terlepas hari meluncur prabayar bebas hari SEBELUM Terjatuh s Lantai
kulemparkan Band ITU Yang Ke Arah, Dino kemudian ditangkapnya DENGAN tangkas. Ia mencium Bagian hearts
Mangkuk bra-ku DENGAN Penuh Perasaan.

“Harum!” Katanya.
Lalu besarbesaran seperti Mencari-cari Sesuatu Dari Band ITU hari ketika ditemukannya besarbesaran Berhenti.
“36B!” Katanya Pendek.
Rupanya besarbesaran pingin industri tahu berapa ukuran alasan Dadaku.
“BH-nya Sudah saithe sedemikian Harum, apalagi isinya!” Katanya Seray memberikan BH ITU ditunjukan kepada Maki
sehingga kuku-pernis ITU selatan Ikuta-ikutan menciumi Band ITU.

Namun demikian mata terlihat seperti Perna Lepas Menatap Belahan payudaraku Yang TIDAK bioskop Tertutup menjadi hutang
APA dasar.

Aku Hanya bioskop Berdiri Menunggu hari Tanpa Diminta Dino Melangkah mendekatiku. Ia tingkat kepalaku.
Tangannya tingkat Kunciran Rambut hari melepaskannya Hingga rambutku bioskop tergerai Bebas Sampai ke
Punggung.

“Nah, Begini Kau DENGAN LEBIH cantik kelihatan!”

Ia TERUS Berjalan memutari tubuhku hari memelukku Dari Belakang. Ia sibakkan hari rambutku
memindahkannya Ke Depan lewat Pundak Sebel Kirikou, sehingga Bagian Punggung Sampai ke tengkukku
Bebas Tanpa penghalang. Lalu besarbesaran Ke menjatuhkan ciumannya tengkuk belakangku.

Lidahnya menjelajah di Sekitar Leher, tengkuk kemudian Naik Ke kuping hari menggelitik di sana. Kedu
belah tangannya Kekar ​​hari Berbulu Yang Yang Tadi Memeluk pinggangku bioskop Mulai Mulai merayap Naik hari
meremas-remas Kedu belah payudaraku DENGAN GEMAS. Aku Masih DENGAN menanggapinya Dingin DENGAN TIDAK
bereaksi sendiri ditebang selain memejamkan Mataku.

Dino rupanya Begitu TIDAK Suka aku bersikap pasif, DENGAN kasar besarbesaran menarik wajahku Hingga bibirnya
can melumat bibirku. Aku Hanya berdiam Diri saithe seperti Reaksi memberikan.

Samba melumat, lidahnya Mencari-cari hari berusaha MASUK Ke hearts mulutku hari ketika BERHASIL
lidahnya Bergerak Bebas menjilati lidahku Hingga secar seperti sengaja lidahkupun meronta-Ronta.

Samba memejamkan mata aku untuk review Mencoba Menikmati Perasaan ITU DENGAN Utuh. Tak ADA aku gunanya
menolak, HAL ITU akan LEBIH membuatku menderita secara.

DENGAN kuluman lidah seperti ITU, ditingkahi DENGAN remasan-remasan Telapak tangannya di payudaraku
Samba-memotong memotong ibu jari telunjuknya hari memilin-Milin puting susuku, pertahananku akhirnya Boboli
selatan.

Memang, aku Sudah terbiasa hari Sangat Sangat terbuai DENGAN permaian seperti Penyanyi DENGAN Hingga
mudahnya Dino Mulai nafsuku membangkitkan. bioskop Bahkan aku Mulai memberanikan menggerakkan serbi
meremas kepala Yang Dino berada Di Belakangku.

SEMENTARA langkah Mataku DENGAN aku Melihat hal Maki beranjak Berjalan menu sofa hari Duduk di sana, Samba
pandangan matanya TIDAK Perna Lepas Dari Kami Berdua.

KARENA merase Mungkin Sudah Menguasai Diriku, ciuman Dino TERUS merambat turun-Ke leherku
menghisapnya Hingga aku menggelinjang. Lalu secara merosot menelusup di Balik ketiak hari merayap Ke
Depan Sampai akhirnya hinggap di shalat Satu di Bukit pucuk Dadaku

DENGAN Satu Yang remasan GEMAS Hingga MEMBUAT puting susuku melejit Dino untuk review mengulumnya. Pertama
lidahnya celoteh menyapu pentilnya, Lalu Bergerak memutari Seluruh Daerah puting susuku SEBELUM mulutnya
mengenyot Habis puting susuku ITU. Ia menghisapnya GEMAS Sampai DENGAN pipinya kempot.

Tubuhku secar TIBA-TIBA Bagaikan disengat Listrik, teras gel Yang Luar Biasa bercampur Sedikit
Nyeri di Bagian ITU. Aku menggelinjang, melenguh apalagi ketika puting susuku digigit-gigit perlahan
Oleh Dino. Buah Anggur Ranum ITU Yang dipermainkan pula DENGAN Yang Dino lidah Kasapa.

dipilin-pilinnya Kesan kemari. Dikecupinya hari disedotnya kuat-KUAT Sampai putingnya menempel menjatuhkan
telaknya. Aku Merintih.