Gairah


Cerita Sex Terbaru | Jarum jam di serbi Santi menunjukkan Pukul 11.00 Malam, Saat besarbesaran Membuka Gerbang kosan Yang has Ditutup sejak 2 jam Yang Lalu. Ia Berjalan kelelahan Penghasilan kena pajak seharian mengerjakan telkom Kelompok Bersama 3 temannya. Santi Adalah mahasiswi Ilmu Komunikasi di shalat Satu PTN di wilâyah Bandung. Saat Penyanyi besarbesaran Tengah menempuh semester 6. Santi termasuk mahasiswi Yang Rajin DENGAN IPK di differences 3,5. Tetapi berbaring halnya untuk review Urusan asmara. Santi merogoh tas Mencari kunci KAMAR kosannya. Saat ITU Penjaga kosan Bernama Pak Damar menyapanya.

“Neng Santi. Baru Pulang Malam-Malam begini? “
” Eh, Pak Damar. “, Ujar Santi DENGAN Sedikit terkejut Sambil menoleh,
” Iya, Pak. Habis ngerjain telkom di kostan Teman. “

Cerita Sex Terbaru Gairah

Pak Damar TIDAK Lagi Menjawab, Ia Hanya menganggung Sambil Berjalan Menuju pos jaga. Akhirnya Santi BERHASIL menemukan kunci di hearts tasnya. Ketika Ia Membuka Pintu, kamarnya terlihat Gelap gulita, Ia baru Teringat lampu KAMAR mati sejak pagi Tadi SEBELUM Ia Pergi.

“Pak Damar!” Teriak Santi.
“Iya, Neng.” Jawab Pak Damar.

Santi Berjalan mendekat.

“Pak, can Minta tolong? Lampu KAMAR Saya mati, Tadi lupa beli. “
” Oh, can Neng. Warung di Depan Masih buka. Sini Saya belikan. “

Santi mengeluarkan selembar Uang 20rb.

“Beli Yang Bagus ya Pak. Kembaliannya ambil Saja. “
” Sip, Neng. “, Ujar Pak Damar Sambil mengambil Uang Dan Berjalan Pergi.
” Oia, Pak. Tolong Sekalian dipasang ya Pak. Langit-langitnya Tinggi. Saya mau mandi, Nanti Langsung MASUK Saja. Pintunya ga dikunci. “

Pak Damar mengangguk Sambil Terus Berjalan.

Pak Damar berusia Sekitar 50 Tahun. Pipinya Yang TIRUS membuatnya terlihat tua. Selain Menjadi Penjaga kosan, Ia also Bertani di sawah Belakang kosan. Itu sebabnya warna kulitnya terlihat Sangat Gelap kecoklatan. Santi memasuki Kamar, Menutup Pintu, Dan Mulai Membuka pakaiannya Satu persatu. Ia Membuka kaos Dan jins Yang dipakainya sejak pagi hari. Melemparkannya Ke tumpukan Kotor pakaian.

Kunjungi JUGA CeritaSexDewasa .Org

Mencari Google Artikel BH Dan celana dalam Santi Berjalan Ke Kamar Mandi kemudian menyalakan udara Keran. Pintu Kamar Mandi Ditutup. Santi melepas BH Dan celana dalam, meletakkannya di bara Yang KHUSUS disediakan untuk review hearts pakaian. Ia Mulai mengguyurkan air Dari Ujung kepala. Segar Sekali Rasanya ketika tetesan-tetesan membasuh udara Rambut, Wajah, Leher, Pundak, Dan payudaranya. Beberapa tetesan Kecil kartun kostum Mainan mewah puting Santi Yang berwarna merah muda. Ia Kembali mengguyur tubuhnya, Kali Penyanyi membasuh udara Perut, Paha, Dan bongkahan PANTAT Santi Yang Begitu mulus berwarna putih Bersih.

Sedikit tetesan air DENGAN genitnya menjalar Ke selangkangan Santi, menyapu kulit vaginanya Yang tembam, merangsek Ke sela-sela vaginanya seperti SEBUAH lidah Yang Ingin menjilat klitoris. Santi Mulai membersihkan tubuhnya DENGAN sabun cair. Dioleskan sabun cair di dada Dan payudaranya. Ia menggosok perlahan Sambil payudaranya mengelus-elus. Tiba-Tiba darahnya Mengalir LEBIH Cepat. Ada Gelombang nafsu Yang Mulai Menguak Dari hearts Diri Santi. TIDAK biasanya Ia Menjadi nafsu KARENA Sentuhan tangannya Sendiri, mungkin KARENA Sudah 1 bulan LEBIH TIDAK ADA Yang merambah Tubuh indahnya. Elusan serbi Kanan Ke payudaranya Mulai Berubah Menjadi remasan, SEMENTARA serbi kirinya Bergerak kartun kostum Mainan mewah Vagina Yang Sudah TIDAK sabar Ingin dimanja. Cerita Sex Terbaru

“Mmpphhhh …” desah Santi Keluar Dari mulutnya.

Sudah Lebih Dari 1 bulan Yang Lalu Santi putus DENGAN Jaka. Laki-laki kedua Yang PERNAH bersetubuh dengannya. Santi mengakui bahwa Jaka LEBIH pintar hearts Urusan seks Ketimbang pacar pertamanya. Dan ITU Yang MEMBUAT Santi Selalu Ingin Bersama Jaka, Hingga Suatu Hari Santi mengetahui Ternyata jaka berselingkuh. Mengingat Kejadian perselingkuhan Jaka, seketika ITU Emosi Santi Muncul. Nafsu Yang melanda sebelumnya Hilang Begitu Saja. Santi bersegera menyelesaikan mandinya. Ia membasuh sabun-sabun di tubuhnya.

Saat Ingin mengeringkan Tubuh DENGAN Handuk, besarbesaran baru tersadar handuknya TIDAK ADA. Ia biasa melakukan HAL seperti ini – TIDAK membawa Handuk Ke Kamar Mandi. Santi Membuka Pintu Kamar Mandi. Mencari Google Artikel Sangat terkejut, besarbesaran Melihat hal Sosok Seorang pria tua, berwajah TIRUS, berkulit coklat tua, sedang Duduk di Ranjang Sambil Melihat hal tubuhnya Yang Tanpa busana. Tubuh Santi kaku tak Bergerak Akibat syok, wajahnya memerah KARENA malu.

Iklan Sponsor:

SEMENTARA Pak Damar Masih Terus Menatap Santi. Tubuh Santi Yang Masih basah terlihat Kemilau Akibat Pantulan cahaya. Payudaranya membusung, Dari meneteskan air Tepat puting merah mudanya. Dari vaginanya Yang SeolAh mengintip Pak Damar terlihat pesawat mengucurkan Sisa Pembersihan Tubuh Santi. Santi berusaha Menguasai Kembali tubuhnya. Penghasilan kena pajak kesadarannya Pulih, DENGAN Cepat Santi Kembali MASUK Ke Kamar Mandi. Menutup Rapat Pintu KAMAR mandinya.

“Ma … maaf Pak. Saya lupa handuknya. Bisa tolong Ambilkan di meja Negara? “Minta Santi DENGAN Suara gemetar. Klek .. Santi seperti mendengar Suara Pintu terkunci. Suaranya Begitu samar Hingga besarbesaran TIDAK Yakin betul.
“INI, Neng.” Ujar Pak Damar Dari balik Pintu Kamar Mandi.

Santi Membuka Sedikit Celah Kamar Mandi, menjulurkan tangannya mengambil Handuk Dari serbi Pak Damar. Ia Segera mengeringkan tubuhnya.

Santi Keluar berbalut Handuk – Yang sialnya Adalah Handuk Kecil. Handuk Yang besarbesaran kenakan Tidak mampu melilit Seluruh tubuhnya. Ujung Handuk besarbesaran Pegang DENGAN serbi kiri, SEMENTARA Sedikit Celah memperlihatkan pinggul Dan pahanya. Dada Santi pun TIDAK Tertutup DENGAN baik, belahan Indah Payudara Dan Sedikit tepian puting berwarna merah muda mencuat Begitu Menggoda. Handuk Bagian Bawah Hanya menutupi Sekitar 5 cm Ke Bawah Dari Vagina Santi. Santi Berjalan perlahan, mata Pak Damar TIDAK sedetik pun lepas Dari Tubuh Santi.

Iklan Sponsor:

“Ee .. Neng, ITU lampunya Sudah Saya pasang.” Ujar Pak Damar Sambil Berdiri memecah kebisuan.
“Iya, Pakk ..” jawab Santi pelan, “Maaf Pak, Saya mau pakai baju.” Lanjut Santi , Berharap Pak Damar Sadar untuk review Meninggalkan kamarnya.
“Oh, iya Neng. TAPI Saya boleh pinjam Kamar Mandi? Mau Buang Kecil udara. “Pinta Pak Damar.
” Bukannya di Luar ADA pak Yang biasa Dipakai. “Sergah Santi Sedikit Kesal.
” Kebelet Neng. Sebentar kok. “Mencari Google Artikel Cepat Pak Damar MASUK Kamar Mandi Tanpa Menunggu persetujuan Santi.

Santi mendengar kucuran air seni Pak Damar Begitu deras. Segera besarbesaran mananggalkan Handuk menggantinya DENGAN daster favoritnya.

Tak lama Pak Damar Keluar. Berjalan menghampiri Santi.

“Neng Santi, ADA Yang can dibantu Lagi?” Tanya Pak Damar. Sekarang besarbesaran has Berdiri Tepat di Depan Santi. Belum Sempat Santi Menjawab Pertanyaan tersebut, Pak Damar mengelus Rambut Santi.
“Bapakkk …” ujar Santi Sambil Berjalan Mundur menghindari serbi kasar Pak Damar.

Pak Damar Terus mendekati Santi, SEMENTARA Santi Terus Mundur menghindar Hingga tubuhnya terbentur Tembok. Pak Damar merapatkan tubuhnya Ke Santi Yang Sudah terpojok.

“Pak, Jangan pak.” Lirih Santi. SEMENTARA serbi Pak Damar Kembali mengelus Rambut Santi Yang Wangi ITU.
“Tenang aja neng. Itu neng Sasha also Lagi asik sama pacarnya. Kita Jangan Kalah dong. “Kata Pak Damar DENGAN Tenang Penuh Keyakinan.
” Pak, tolong pak. Jangan. Saya teriak kalau bapak bagini Terus. “Papar Santi Penuh ketegaran di Tengah posisinya Yang TIDAK Baik ITU.
” Neng mau teriak? Lalu orang-orangutan Datang. Saya diusir. TAPI besoknya Saya Ke here sama temen-temen lho. KHUSUS BUAT Neng Santi. “Ancam Pak Damar Penuh Kemenangan.

Santi terteguh mendengar Ancaman ITU. Membayangkan Dirinya dikroyok sekelas orang-orangutan Pak Damar. Mengerikan. Santi Bukan termasuk wanita hipersex. Ketika ketakutan melanda Pikiran Santi, Pak Damar melanjutkan kata-Katanya.

“Sudah lah neng. Biasanya also sama pacarnya kan. Kalau TIDAK shalat udah Lebih Dari 1 bulan ga diservis ya neng? Sini sama bapak aja. “Pak Damar Terus Meraba Santi, Kali Penyanyi lengannya Menjadi Sasaran.

Bulu kuduk merinding Santi ketika kulit putih mulusnya bersentuhan DENGAN serbi Pak Damar. Ditambah Lagi kata-kata Pak Damar TENTANG AKTIVITAS sexnya Benar-Benar MEMBUAT Santi malu. Wajahnya merah padam.

“Pak Sudah pak. Jangan pak. Tolong. “Mencari Google Artikel Wajah nanar Santi memohon.
Pak Damar menekan Tubuh Santi Ke Bawah. “Isepin kontol Bapak ya neng.” Pinta Pak Damar.

Dalam POSISI berjongkok, Santi kebingungan Harus bagaimana. Tentu besarbesaran PERNAH menghisap penis tetapi Bukan hearts keterpaksaan seperti Penyanyi.

“Ayo neng. Turunin dulu celana bapak. Trus isep. Ga Perlu Saya kasarin kan Supaya neng mau. Ato ga Harus Saya Panggil temen-temen Saya kan. “Pak Damar Kembali mengancam DENGAN SIKAP Begitu Tenang.

Santi Mulai Menurunkan Celana Pendek Pak Damar. Tangannya gemetar, keringat Dingin mengucur Dari pori-pori kulitnya. Santi Terus menarik Hingga kesemek Pak Damar, besarbesaran celana Menatap Yang has terlepas Tanpa melirik Ke differences.

“Ayo neng, liat Ke Atas dong.” Perintah Pak Damar Sambil Tertawa pelan.

Santi Mengangkat wajahnya. Terkejut Melihat hal SEBUAH penis Yang Sudah keras TIDAK Lagi ditutupi celana dalam mengacung Tepat mengarah Ke wajahnya.

“Baa … pak ga pake celana dalam?” Pertanyaan polos Keluar Dari Mulut Santi.
“Itu ADA di Kamar Mandi. Sama baju hearts kamu yang lain. “Jawab Pak Damar Sambil terkekeh.

Pak Damar penisnya memajukan. Kepala penisnya kartun kostum Mainan mewah bibir Santi Yang manis.

“Dibuka neng bibirnya.” Pinta Pak Damar.

Santi Membuka mulutnya DENGAN Penuh keraguan. Penis Pak Damar Mulai MASUK DENGAN perlahan Ke mulutnya. Pak Damar Mulai menggoyang-goyangkan penisnya menyodok Mulut Santi, DENGAN kedua tangannya Yang menggenggam kepala Santi. SEMENTARA ITU kedua serbi Santi memegang kesemek Pak Damar Sambil berusaha melepaskan Diri. Mphhh … .. mpphhhh … penolakan Santi Hanya terdengar seperti lenguhan.

“Ahhh …. Achhh … bibirnya enak banget neng. Ahhh .. Terus neng. “Rancau Pak Damar Sambil Terus pantatnya menggoyangkan.

Berselang 2 Menit kemudian. Pak Damar Berhenti mengocok penisnya, tetapi besarbesaran membiarkan penis hitamnya differences di hearts Mulut Santi. Nafas Santi Mulai terengah-engah.

“Neng, lidahnya mainin dong di hearts.” Pinta Pak Damar,
“achh … iyaaahhh .. gitu neng … pinter bangettt .. achhhh ….”

Lidah Santi Bergoyang-goyang mengelus-elus penis di hearts mulutnya DENGAN Lembut. Kepala penis Pak Damar Selalu tersentuh lidah Santi. Sesekali ADA hisapan Yang Santi lakukan. Pak Damar semakir merancau Menikmati penisnya hearts Mulut Santi.

“Sudah Neng Santi. Saya ga KUAT sama lidah neng. Ahhh …. “Pak Damar Mengangkat Tubuh Santi.
” Pacar neng untung banget dapetin neng. Cantik, mulus, jago ngisep kontol. “Pak Damar Mulai Kembali mengelus Lengan Santi Yang TIDAK tertutupi.
” Pak Sudah pa. haahhh … Jangan dilanjutkan pak. “Keluh Santi DENGAN Wajah memelas meminta menyudahi Permainan Pak Damar DENGAN nafas terengah-engah.

Pak Damar menyibakkan Rambut Santi Ke Belakang, lehernya Yang Jenjang Terbuka Lebar. Mencari Google Artikel sigap Pak Damar Mulai mencium Lembut Dan menjilat Leher Santi. SEMENTARA tangannya Meraba Perut Santi.

“Mpphhhh … pak, sudaahh .. ahh .. mpphhh ..” Gejolak nafsu Mulai melanda Santi, namun besarbesaran differences berusaha menahannya sekuat Tenaga.

Iklan Sponsor:

Pak Damar membalikkan Tubuh Santi, besarbesaran menyibak Rambut Yang menutupi Leher Dan tungkuk. Pak Damar Kembali menciumi Sambil menjilat Bagian sensitif Santi tersebut.

“ahhh … pak hentikannn .. mmppphhhh.”

Pak Damar mendekatkan bibirnya Ke kuping Santi.

“Neng Santi Penyanyi seksi Sekali. Tadi Saya intip Dari etalase Waktu neng mandi. Enak ya neng ngeremes tetek Sendiri. Saya bantu ya Sekarang. “Bisik lebut Pak Damar Ke Telinga Santi.

Mendengar Bisikan ITU Santi seperti Kehilangan Harapan. Dilihat Tanpa busana, ketahuan ML, Dan Sekarang besarbesaran industri tahu Pak Damar Melihat hal Saat besarbesaran akan masturbasi.

“Saya Remes ya neng teteknya.” Jemari Pak Damar merambat Menuju 2 Payudara Santi. Saat jemari kartun kostum Mainan mewah Payudara. “Lho, ga pake BH, neng?!” Tanya Pak Damar DENGAN Sedikit terkejut. “Jangan-Jangan?!” DENGAN Cepat tangannya menyibak daster Membuka bongkahan PANTAT Santi. “Wah, si Neng can aja. Bilang ga mau TAPI udah Siap-Siap gini. “Ledek Pak Damar.
” Kan, mau Tidur pak. “Ujar Santi membela Diri DENGAN percuma Sambil membalikan Wajah SEMENTARA jarinya tergigit di mulutnya.

Pak Damar sibuk meremas PANTAT, SEMENTARA serbi kirinya meremas Payudara Santi. POSISI Berdiri Santi Yang Sedikit menungging Semakin MEMBUAT seksi tubuhnya.

“Paakkkk …”,
“Iya neng Santi”,
“Sudah ya mpphhh .. pakkk ..”,
“Yakin neng?” Jemari Pak Damar kartun kostum Mainan mewah bibir vigina Santi.
“Achhh … paa ..”. serbi Pak Damar menjulur Ke Wajah Santi, memperlihatkan jemarinya Yang Tadi kartun kostum Mainan mewah bibir vaginanya Santi.
“Neng Santi, ko basah ya?” canda Pak Damar. Santi Menatap Pak Damar Sambil Tersenyum malu. “Bapak Jahat ih.” Suara manja terlontar Dari Mulut Santi Yang sebelumnya diisi penis Pak Damar.

Tangan Pak Damar Kembali mengelus pinggul Santi. Sambil menciumi Leher, Pak Damar Berbisik,

“Neng Santi, mau dilanjutin ga ni?”,
“Mmmpphhh .. lanjutin APA pakkk?”,
“ngentot”,
“ih, acchhh .. bapakkk ..”
serbi Pak Damar Mulai meremas Payudara Santi.
“Iya pakkk .. lanjutinnnn paak .. aahhh ..”
“pakkk .. aku mau ciuman yah.” Pak Damar mendekatkan Wajah.
“Mmpphhh .. pak , kontolnya aku Pegang yah .. aku suka banget sama kontol bapak. “bujuk Santi.

Pak Damar Dan Santi Mulai saling berciuman. Lidah mereka saling melipat, bergesekan DENGAN Lembut. Meningkatkan birahi keduanya. Mmpphhh …. Mmpphhhh … Cerita Sex Terbaru

“Pak gendong aku Ke ya Kasur.”

Pak Damar Langsung Mengangkat Santi, merebahkannya Ke differences Kasur. Santi menapat Pak Damar.

“Pak, aku malu. Kayak cewe murahan. “,
” Ngga ko neng. Nikmatin aja. “, Pak Damar Kembali melibas bibir Santi.
Mmpphhhh … desah Santi Yang Mulai TIDAK BUANA Lagi. “Pak Damar. Mmphhh .. telanjangi aku. Mphh .. “

Pak Damar Mulai Mengangkat daster Santi. Vagina Santi Yang tembam ditutupi Rambut-Rambut tipis tercukur rapih. Pak Damar tak henti Menatap Tubuh Santi Yang Terbuka perlahan, keindahannya memperlihatkan. Santi Mengangkat tangannya. Membiarkan daster favoritnya terlepas Dari Tubuh Yang Sekarang TIDAK tertutupi sehelai kain pun. Payudara Santi Yang TIDAK Terlalu gede membusung DENGAN puting menegang, Seakan meminta dijamah. Pak Damar memulai Kembali DENGAN menciumi Dan menjilati Leher Santi. Lenguhan terlepas Dari Mulut Santi. Darah mendesir LEBIH Cepat.

Pak Damar Menurunkan ciumannya Ke Payudara Santi. Menjilat turun-di Sisi Payudara, berputar mengelilingi Payudara Santi.

“eeuhhh .. pak, aku nafsu bangettt …” rancu Santi memohon Pak Damar agresivitas meningkatkan.

Pak Damar menjilat Kecil puting Santi Yang Sudah Sangat keras. Ia Memberi kecupan Kecil.

“Neng Santi, putingnya keras banget.” Ujar Pak Damar Sambil Menatap Santi Yang sedang memejamkan mata.
“mmpphhh .. iya pak. Emut puting aku pakkk .. remesss … “pinta Santi.

Pak Damar mengemut puting Santi Sambil memainkan lidahnya, SEMENTARA serbi kanannya merepas Payudara Santi Yang lain.

“aahhh … eemmmppp … enaakkk Pakk ..” Santi meremas Rambut Pak Damar, menekan kepala Pak Damar Ke payudaranya.
“uughhh … Pakk, mau ngentottt. Mauu kontolll .. aahhh .. “rancu Santi tak terkendali.

Ia melepas cengkraman Dari kepala Pak Damar. Pak Damar Mengangkat tubuhnya melepaskan mulutnya Dari puting Santi. Ia mendekatkan Diri Ke Wajah Santi. Penisnya Yang keras mengacung Tepat di Wajah Santi.

“Tadi neng ga mau, Bukan?” Pancing Pak Damar.

Santi mendekatkan hidungnya Ke Ujung penis Pak Damar. Kartun kostum Mainan mewah Tepat di Lubang Kecil penis Pak Damar. Ia menghirup perlahan aroma penis Yang Khas Sambil memejamkan mata. Ujung hidungnya merambat Ke Pangkal penis, pipi Santi pun menempel Ke batang penis Pak Damar.

“Sekarang aku mau pak. Sampe MASUK kontol bapak Ke memek aku also aku mau. “Nafas Santi Mulai memelan,” aku emut Lagi ya pak. “

Pak Damar merubah posisinya, besarbesaran menyandarkan punggungnya Ke Tembok DENGAN POSISI terduduk. Santi menundukkan wajahnya mendekati penis DENGAN POSISI menungging di differences Kasur. Jari jemarinya Yang manis Mulai kartun kostum Mainan mewah Lembut kulit penis Pak Damar. Digenggamnya penis DENGAN Satu serbi. Santi Mulai menggerak-gerakkan tangannya Ke atas-Bawah.

“aacc..chhh … eehhh .. aahhh nenggg …”
“Enak ya Pakk ..” ucap Santi Sambil Menatap genit Ke Arah, Pak Damar.
“eemmmhhhh …” Santi menjulurkan lidahnya menjilat Ujung kepala penis Yang Semakin mengeras.

Tak lama jilatannya Berubah Menjadi emutan Dan hisapan di kepala penis DENGAN tangannya Yang Masih Terus mengocok.

Pak Damar Terus mendesah Semakin keras. Lidahnya Bermain-main di hearts mulutnya, mengelus-elus kepala penis. Tiba-Tiba Pak Damar bergetar KUAT.

“aachhhhh ….” SEBUAH erangan Panjang Keluar Dari mulutnya, Cairan sperma meleleh Dari hearts penis.
“mmpphhhh ..” Santi Masih mengocok penis DENGAN serbi kanannya, mulutnya Masih diisi kepala penis Pak Damar menanti tetesan terakhir di sperma.

Ia penis melepaskan Dari mulutnya, Mengangkat kepalanya menghadap Pak Damar DENGAN Wajah Penuh senyum.

“liatin sperma bapak dong, neng.” Pinta Pak Damar. Sinta Membuka mulutnya, menjulurkan lidahnya Yang dipenuhi Cairan berwarna putih susu.

Santi Kembali Menutup mulutnya. TIDAK Segera menelan sperma, besarbesaran justru memainkan sperma ITU di hearts mulutnya. Menikmati aroma Dan rasa Sekaligus Sensasi tersebut. Glek … sperma Pak Damar Menuju Perut Santi. Santi menyeringai DENGAN Wajah Penuh kegembiraan. Ia mendekat Ke Pak Damar, melupat bibir Penjaga kosannya.

“Seneng banget sih, neng?” Tanya Pak Damar Sambil mengelus Payudara Yang TIDAK tertutupi apapun.
“Sperma bapak enak.” Ucap Santi DENGAN Sedikit malu-malu Sambil merebahkan tubuhnya di differences dada Pak Damar.
“Istirahat dulu ya neng. Nanti lanjutin. “
” lanjutin APA pak? “Tanya Santi Sambil Melihat hal Pak Damar. Cerita Sex Terbaru

TIDAK Langsung Menjawab, Pak Damar menggerakkan tangannya. Kartun kostum Mainan mewah bibir vaginanya Santi, kemudian menyelusupkan jari tengahnya Ke sela bibir vaginanya. “Lanjutin Penyanyi. Ngeringin memek kamu. Nih, basah. “

“ahhhh … mpphhhh …” eluh Santi Sambil menggigit bibir bawahnya,

“ga ah, pak. Malu aku ngentot sama Penjaga kosan. “Ucap Santi Sambil memejamkan matanya, Menikmati Sentuhan Lembut di vaginanya.
” Supaya neng mau Harus gimana? “Tanya Pak Damar.

Perlahan Paha Santi menjepit serbi Pak Damar, SEMENTARA tangannya mencengkram pergelangan serbi Pak Damar. Tubuhnya TIDAK Ingin jejari Pak Damar lepas Dari vaginanya.

“Katanya Tadi ga mau dilanjutin.” Protes Pak Damar.
“Aku binal ya pak?” Tanya Santi DENGAN Wajah Sayu.
“Neng Santi ITU bispak. Bisa bapak entot Kapan aja bapak mau. “
” aahhhh .. bapak Jahat .. mmpphhh .. masukin jarinya Pakk … “
” lanjutin Nanti ya neng. Istirahat dulu. “
” Bapak Bilang Yang mesum-mesum dulu dong. “Pinta Santi.
” Memek Neng Santi mau dijilatin Nanti? “Santi mengangguk,” Dimasukin kontol bapak? Kita ngentot. “
” Mau banget, pak “jawab Santi DENGAN Berbisik.
” Sampai PUAS! “Ucap Pak Damar Ikut Berbisik. Mereka Kembali berciuman. Kemudian tertidur Bersama

Pukul 03.00, Santi Masih Tidur DENGAN nyenyak. Dalam mimpinya, Santi merasakan kenikmatan Yang menjalar di Seluruh tubuhnya. Entah besarbesaran sedang ‘mimpi basah’ ATAU TIDAK, tetapi ADA eluhan-eluhan Yang Keluar Dari mulutnya.

“Mmpphhhh … mmpphh …”

Santi Mulai Sadar di Tengah tidurnya. Matanya terpejam Masih, tetapi Ia Semakin menyadari kenikmatan di sekujur tubuhnya. Membiarkan tubuhnya menggelinjang kenikmatan. Santi TIDAK Ingin Membuka matanya, kemudian terbangun Dari tidurnya. Ia Ingin Menikmati tidurnya Yang Penuh kenikmatan. Lambat Laun kesadarannya Semakin menguat Saat mendengar Suara-Suara kecupan. Santi Mulai Teringat bahwa Ia sedang Tidur DENGAN Pak Damar Tanpa busana Yang menjanjikan kelanjutan Permainan mereka. Santi Membuka matanya untuk review meyakinkan Diri TENTANG APA Yang Dari Tadi Ia Rasakan.

“Pakkk … mmpphhhh .. curannggg ..” ucap Santi Sambil menggigit bibir bawahnya Menatap Pak Damar Yang sedang menjilat vaginanya.

Pak Damar Mengangkat wajahnya.

“Neng tidurnya nyenyak banget. Bapak ga enak banguninnya. “Tangan Pak Damar mengelus-elus Paha Santi.
” Jadi bapak Mulai aja duluan. “Ucapnya Sambil Tersenyum.

Santi membalas DENGAN senyum manis, kedua tangannya menjulur Ke Arah, Pak Damar. Pak Damar mendekat, mendekap hearts Pelukan Santi.

“Enak ya, neng. Kayak mimpi melayang-layang. “
” Mmm .. “Jawab Santi DENGAN Suara Menggoda.

Mereka Mulai bercumbu, DENGAN serbi saling Meraba Tubuh lawannya. Mmpphhh … hhmmmm …. Eluh masing-masing. Pak Damar Mulai Menurunkan kecupannya Ke Leher, dada, Payudara, puting, Perut, Hingga besarbesaran Kembali berkonsentrasi Ke Vagina Sinta. Diawali DENGAN kecupan Kecil. “Mmpphhh .. pakkk …” kemudian jilatan Panjang, menjilat Seluruh Bagian Luar Vagina Sinta. Sinta mendesah Semakin keras. Akhirnya Pak Damar memulai emutan di dalam vagina Sinta, lidahnya menjulur MASUK menjilat-jilat Bagian hearts.

“aaacchhh … ennakkk Pakk .. eehhhmmpphhh …”

Slurrppp … slurrppp .. jilatan, hisapan, Dan emutan Pak Damar bersuara Semakin keras. Tubuh Santi TIDAK Sanggup Menahan kenikmatan Dari vaginanya. Ia Mengangkat pantatnya, mendorong vaginanya Ke Mulut Pak Damar Yang Sedari Tadi menempel, Seakan menginginkan LEBIH. Pak Damar PAHAM betul, Ia Mengangkat wajahnya, kemudian meletakkan jari jemarinya di bibir vaginanya Santi.

“Haahhh … aahhh ..” nafas Santi Memburu, “Iya Begitu Pakk .. eemmppphhh …” Santi menengadahkan wajahnya Sambil mendesah Saat jari Tengah Pak Damar menekan Dan mengelus klitorisnya.

Pak Damar mendekatkan wajahnya Ke Santi, Santi menyambut DENGAN ciuman Begitu ganas. Nafsu has Menguasai tubuhnya. Tangan Pak Damar Sudah terjepit KUAT Paha Santi. Hanya jari jemarinya Yang masih bisa Bermain-main di vaginanya Santi.

Santi Terus menggelinjang KUAT DENGAN Suara desahan Yang tertahan Akibat berciuman DENGAN Pak Damar, merapatkan tangannya di Punggung Pak Damar.

“Acchhhh … Pakkk, enakkk .. mmpphhhh ..” lenguh Santi melepaskan ciumannya. Pak Damar Semakin bersemangat ketika Melihat hal Ekspresi Wajah Santi dipenuhi nafsu.

Membayangkan Seorang wanita Yang usianya Belum mencapai Setengah Usia Pak Damar, dipenuhi nasfu Ingin bersetubuh. Pak Damar Mempercepat gesekan jarinya di dalam vagina Santi.

“Aaaaccchhhhh ….” Desahan Panjang Santi Disertai tubuhnya Yang Tiba-Tiba Menjadi kaku.

pahanya mencengkram KUAT serbi Pak Damar Hingga TIDAK can Bergerak. Cairan bening Keluar Dari Vagina Santi. Wajahnya Meringis. Ia melonggarkan pahanya, melepaskan serbi Pak Damar. Sesekali tubuhnya Masih mengejang, SEMENTARA Dari vaginanya Masih mengeluarkan Cairan kenikmatan. Wajahnya Masih dipenuhi ketegangan, Hingga akhirnya senyum Kepuasan menghiasi wajahnya.

“Enak banget, pak.” Ucap Santi DENGAN Vagina Yang Masih menetesnya cairannya.
“Iya, bapak Suka liat kamu Lagi nafsu Begitu.” Pak Damar mendiamkan Santi untuk review beristirahat sejenak.

5 Menit Berlalu, mereka berbincang-Bincang tertutama Mengenai Pengalaman Santi bersetubuh DENGAN lelaki lain. Santi merasa malu membicarakan HAL tersebut, tetapi KARENA nafsunya Masih Tinggi membuatnya TIDAK Lagi Peduli.

“Pak Damar ga nikah?” Tanya Santi Sambil mengelus-elus penis Pak Damar.
“Ada Yang muda-muda kayak Neng Santi buat nikah APA.” Jawab Pak Damar membiarkan penisnya differences mengeras.

Mendengar jawaban Anda tersebut, Santi Teringat Mbak Wulan dan 3 mahasiswi lainnya Yang dulu menempati kosan Penyanyi.

“Mmm .. Pantesan Mbak Wulan sama yang lain dulu betah banget ya ngekos disini. Jadi gara-gara Penyanyi. “Ucap Santi Sambil mengocok penis Pak Damar,
” Enak ya pak. Bisa ngentotin mahasiswi cantik Terus. “Ketus Santi.

Selain Dirinya Masih Ada 2 mahasiswi Yang sebelumnya Saat ini menempati kosan tersebut.

“Apa Sasha Dan Nadya PERNAH begini also ya?” Tanya Santi hearts pikirannya.

Pak Damar merubah posisinya, jari tangannya kartun kostum Mainan mewah bibir vaginanya Santi Yang Masih basah. Cerita Sex Terbaru

“Udah ga sabar ya neng dimasukin kontol bapak?” Santi Hanya mengangguk pelan, wajahnya Tidak mampu menutupi kegembiraan differences Pertanyaan Pak Damar.

Santi mengambil kondom di laci meja Negara belajarnya. Mencari Google Artikel Penuh kasih sayang, besarbesaran mengelus-elus penis Pak Damar mengulum kemudian, penis memastikan ITU mengeras has KUAT. Kondom Tipis DENGAN perlahan disarungkan Ke penis Pak Damar. Santi Tersenyum tipis, membayangkan kenikmatan Yang akan didapatnya.

Pak Damar memposisikan Diri di differences Tubuh Santi. Mencari Google Artikel Paha Terbuka, Santi TIDAK sabar menanti penis memasuki liang vaginanya. Kepala penis Pak Damar menempel Dan menggesek-gesek bibir vaginanya Santi.

“Neng, ga mau MASUK nih. Mesti dibujuk dulu. “Ucap Pak Damar Menahan jegolak nafsunya menyetubuhi Santi.

Santi PAHAM Maksud Pak Damar, Ia menggenggam pinggul Pak Damar.

Tetapi bukannya Langsung menarik pinggul tersebut agar penis Pak Damar MASUK, Santi mengawalinya DENGAN raut Wajah Penuh nafsu.

“Pakkk … Masukin kontolnya Ke memek aku yah.” Ucap Santi DENGAN nada memohon,
“Aku udah ga KUAT. Pengen ngentot, Pakk. “Santi Mulai menarik pinggul Pak Damar.

Nafsu Pak Damar MENINGKAT mendengar permintaan Negara Santi, Ia pun Mulai mendorong penisnya. Penis Pak Damar Mulai menjelajahi liang vaginanya Santi.

“Uughhh .. Neng, enak banget memeknya. Mmpphhh .. “
” Dorong Terus pak. Masukin Semuanya. Kontol bapakk kerr..ass bangett .. mmpphhhh .. “ucap Santi diakhiri desahan.
Perlahan Seluruh penis Pak Damar MASUK Ke hearts vaginanya Santi.

Mereka Berdua bercium seperti Sepasang kekasih.

“Ayo, pak. dalem Ke Kocokin. Aku suka kontol bapak. “Rajuk Santi.

Pak Damar Tersenyum Senang, kemudian Mulai menarik penisnya.

“Mmpphhhh …” keduanya berdesah.

Pak Damar memulai persetubuhannya DENGAN tempo perlahan. Ia menarik Dan mendorong penisnya perlahan untuk review Menikmati betul Vagina Santi Yang Masih sempit. Sesekali Pak Damar mendorong hearts penisnya, Hingga Santi mendesah Panjang. Perlahan Pak Damar meningkatkan kecepatannya menggesek vaginanya Santi.

“Accchhhh … iya pak. Terus pak .. enakkk .. eeuuhhhh .. mmpphhhh .. kontol bapak ennaaakkk … “Santi Mulai merancau Saat gesekan penis Pak Damar Semakin Cepat.

Nafas keduanya Semakin menggebu.

“Memek neng sempit banget .. aaccchhhh mmppphhhh … …”
“Iya pakkk … teruss .. uugghhhh … Kocok Terus pakkk ..” Pak Damar Semakin Cepat mengeluar-masukkan penisnya.
“Tengkurep neng. Aahhhh … “
” Iyah pakkk … accchhh … Jangan dilepas pak kontolnya .. enak bangettt … “Santi membalik tubuhnya Tanpa melepas penis Dari vaginanya.

Pak Damar memandangi bongkahan PANTAT putih Bersih DENGAN penisnya Yang Keluar-MASUK vaginanya Santi. Nafsunya Menggila. Ia mengocok Semakin Cepat.

“Accchhhh, enakan pakee jari ato kontol, nenggg?” Tanya Pak Damar DENGAN nafas menggebu.
“Kontol … Santi Suka pakkeee konn .. bapak tol .. Aaaahhhh .. Terus pak ..”

Pak Damar Mengangkat pinggul Santi, Ingin Santi menungging. Pak Damar Terus mengocok vaginanya Santi Yang Semakin basah Hingga terdengar Suara kecipak air.

“Uuughhhh … ga KUAT pakkk … aacccchhhhh .. oooghhhh …” Tubuh Santi bergetar, ADA lelehan Cairan Keluar Dari vaginanya.

Pak Damar Menahan penisnya di hearts Tanpa Gerakan. Menidurkan Santi hearts POSISI terkelungkup. Pak Damar menindih Tubuh Santi, Sambil menggoyang-goyangkan penisnya perlahan.

Baca JUGA Cerita Seks Godaan Janda Panas

“hhaaahhhh … enak banget pak.” Pak Damar mengecup pipi Santi.
“Mau Lagi neng?”
“Sampe bapak PUAS. Memek aku buat kontol bapak. “Ucap Santi Sambil mencium bibir Pak Damar.